Thursday, September 20, 2007

When I stepped my feet in Galunggung without you

Subuh sudah kulewati, namun bis takberAC ini tak juga bergerak di tempat ngetemp-nya di daerah yang bernama Cimahi. Mungkin kalau naik bis patas ga akan selamaini ya. Untuk bis ini aku harus merogoh kocek sebesar 25ribu. Entah kalau patas mungkin antara 35rb – 40rb. Berkali-kali aku terlelap dan berkali-kali juga aku terjaga namun bis tak juga berangkat. Hingga akhirnya sopir memutuskan untuk memindahkan kami ke bis lain yang sama-sama menuju Tasikmalaya. Dengan langkah gontai dan masih ngantuk kuberjalan bersama daypack kesayangan ke bis yang dituju oleh kenek. 

Bahasa Sunda yang mereka katakan makin membuat aku nggak ngeh jadi aku hanya tersenyum saat mereka bertanya padaku. Mungkin mereka pikir aku orang o-on yang ga nyambung diajak ngobrol kok dari tadi ditanya senyam senyum aja. Bodoh! Emang gw pikirin?

Begitupun saat di dalam bis ketika penumpang di kanan kiriku bertanya, yang mungkin artinya menanyakan tujuan perjalananku saat itu. Jadi to make it short aku menjawab, Galunggung. Dan everything run smoothly. Aku malah dibantu dengan dikasih informasi turun di mana dan harus naik angkot apa.


Pagi juga yang akhirnya mengantarku sampai di terminal yang cukup besar di Tasikmalaya bernama Terminal Hang Dyang . Dari situ aku berganti angkot berwarna biru menuju ke kawasan wisata Gunung Galunggung. Hanya dengan membayar Rp. 8000, pintu gerbang Galunggung ada di depan mataku. Sampai di sana aku terus menuju kawah dengan naik ojek dengan harga yang sama. Oh ya, sebelumnya aku harus membayar entrance fee 4.200. Lumayan murah. Let’s see what’s inside.

Di sana ada dua jalur untuk mencapai kawah Galunggung. 

Dengan menaiki 620 anak tangga atau jalur pendakian pasir. Kucoba jalur pendakian. Hemmm sebenarnya tidak terlalu susah, namun tangga di sebelah kiriku membuat aku berpaling dan memutuskan untuk meneruskan perjalanan dengan naik tangga saja. 

Setelah terengah-engah akhirnya aku sampai diatas.



Sesampai di atas aku disambut dengan amazing view di kawah yang ada di bawahku. Danau dengan dua gunung kecil di tengahnya. Danau yang dari kejauhan berwarna hijau dan bukit-bukit berhalimun yang menjadikannya lembah.

Aku terdiam sejenak.......

Akhirnya aku di sini melangkah melampiaskan janjiku padaku sendiri menuju satu resolusi yang belum kesampaian yang akhirnya terwujud.Ya, I reached Galunggung myself.

Dan kuturuni lembahnya, mendekat pada danaunya. Dan bernarsis sendiri dalam keheningan hingga senja datang dan membuatku harus berpisah dengan keagunganNya



Terima kasih Tuhan kau beri kekuatan kumelangkah menikmati alamMu.

 

11 comments:

  1. huebatttt....
    akhirnya nyampe galunggung juga san :)

    ReplyDelete
  2. maunya ngecamp. Ga ada temannya:( Mau ketemu penjaganya apa gimana ngecamp sendiri? hehehehe

    ReplyDelete
  3. Yup... akhirnya nyampe juga yak. :)

    ReplyDelete
  4. Thanks Bang Fandi........
    Bang Fandi ini yg mana sih?? :p
    :: penasaran mode on

    ReplyDelete
  5. tuch khan.....

    kamu tuch.....

    emang dech.....!!!!!

    ReplyDelete
  6. huuuu gak ngajak2......mbakyu dewe'an tho....

    ReplyDelete
  7. Ya mangappp. Ga usah marah Bi, Mas Jo, Luk. Ntar kebagian jalan2nya mmmuuaaccchhh

    ReplyDelete
  8. Yugs ngecamp di galunggung. cakeup tyuh

    ReplyDelete