Wednesday, September 26, 2007

Nelangsa

Ada nelangsa tersendiri saat pembicaraan di telpon itu usai.
Apapun bentuknya dan bagaimanapun caranya takkan mungkin bersanding dengannya.
Bukan karena harus menempuh ratusan kilo semalam suntuk untuk merasakan belaiannya.
Ataupun harus menembus awan untuk merasakan tatapan matanya.
Cintanya lugu dan menyatu. Namun sayang surga kami berjarak sebagaimana cinta kami yang terlarang…


***Somewhere in time***

16 comments:

  1. susan, kamu mau tetap seperti ini atau bangkit dan mulai melangkah?? *muka galak*

    ReplyDelete
  2. nung, mending mbok rabi arek iku........ben dino kok pancet !! xixixixi

    ReplyDelete
  3. Tau nih, Lama amat Nung... Apa ?? oh...katanya nunggu persetujuanmu mas.
    hahahha...
    ## Bokisss habiss#

    ReplyDelete
  4. kenapa mas andi? Jatuh dari sepeda ya??

    ReplyDelete
  5. aku mau punya teman hidup dan teman jalan nung,,,, sorone ker!!

    ReplyDelete
  6. loh....
    selain cowok....khan masi banyak cewek di dunia ini.....
    jadi....
    gitu aja koq nelangsa......!!!!

    ReplyDelete
  7. nelongso? waduh bagaimana kalau saia punya solusinya? pake pm saja ya :p

    ReplyDelete
  8. weiiiii sepertinya kali ini bukan aku yang nelangsa.

    ReplyDelete
  9. hush..mudah diucapkan tak mudah dilakukan..:D

    larang pisan..:-S

    ..
    aku hingga engkau
    oleh: si 665

    tak ingin mengekang liarku
    biarlah mengerang
    berseteru dengan nilai2
    menguliti norma2

    berlari dari puncak2 tertinggi
    mencari ketinggian semu
    gunung2 pun membisukan kerinduan

    seperti gelandangan tak berumah
    merdeka berjalan
    dengan siang dengan malam

    jejak langkah itu menyibak nurani
    memekik lantang melawan
    pasir gunung bak kamuflase kosong
    menertawakan gumpalan2 mendung

    di ujung cakrawala terjauh
    sang hari mengerlip
    esok masih ada..esok masih ada..
    pertiwi masih menyanyi
    lantun2 damai hidup penghuni

    surga bukan di langit sana
    tapi di sini..
    di hati kita..

    ***

    ReplyDelete
  10. ud lupa pan....
    *** mikirlagiach

    ReplyDelete
  11. ........................

    *ngga pengen mikir apapun, Kong :)

    ReplyDelete