Sunday, March 9, 2008

Antara nDrengas, Pameran, dan Pria Hebat

Want You all to know...

Senyam Senyum-Cengar Cengir-Mesam Mesem, Pameran dan Pria Hebat
Sama sekali ga ada hubungannya.....

Secara otaknya Alien bernama Susanders lagi terpasang implant setelah diabductee secara maya oleh Alien dari Andromeda.

Note: Will be recovered as soon as possible..

Saturday, March 8, 2008

Almost Impossible Mission




Maunya hari itu kita berempat akan membahas penerbitan e-zine INFO-UFO yang deadline awal Maret ini. Saling bagi-bagi tugas dan memberi sangsi pula di pagi nan cerah itu.
Sampai akhirnya.... ada telepon masuk ke ruang kerja Cak Nur yang mengajak pameran foto hari jumat tgl 29 Februari dan Cak Nur langsung bilang "siap.."
Whatttt???
Ngajak pameran foto apa ngajak janjian nonton bioskop???
Only 3 days? In not more than 60 hours to the show.

Lapar dan tercengan kami berempat tolah toleh sambil nahan tawa. Partisi, Red carpet, Gambar-gambar yang mestinya dipajang, serta Lukisan belum disiapkan sama sekali. 15 menit kemudian kami melahap 4 mangkuk soto daging yang mangkal di depan kantor secara lapar menyerang tiba-tiba.
Masih ga ngefek. Kamipun pulang membawa berbagai ide di jalan.
Next day, sesudah survey tempat. Pekerjaan Kuli menguli dari mulai ngecat, memaku, dan percobaan bikin patung Alien sebagai teman Eben yang sudah menemani Cak Nur selama bertahun-tahun di ruangannya jadi santapan.
Fiber dan cat aquaproof yang menempel dan merasuki kulitku sempat bikin tanganku tersiksa dan makin kasar. Bodoh! Yang penting kerjaan selesai dan bisa pameran Jumat tgl 29 Feb.

Bandung Bondowoso Style
Beberapa tukang dipanggil untuk menyelesaikan kasus dadakan ini. Penyangga partisi dari pralon dan cat asal-asalan di atas triplek kami kerjakan dengan tawa dan peluh... Dan satu lagi misi menjadikan seorang Mr. H jadi macho dam dam dalam event ini semoga membuahkan hasil. Malam-malam menjajah PTC Suoermal untuk bekerja di malam hari.
30 hours prior to the day. Kami benar-benar mati-matian, bahkan tak sempat tidur. Cak Nur dan Pak Leo PP Krembangan-PTC 3x berturut-turut dalam 1 malam. Busettt..
Mas Gatot pun demikian harus PP berkali-kali Surabaya-Sidoarjo demi BETA-UFO dan keluarganya. Hem... orang yang benar2 balanced dalam membagi waktu. hahahaha
Dan Mas Handoko sibuk sekali mempersiapkan diri menjadi penjaga stand. Sepertinya dia butuh energi yang banyak. Jadi ketika jatah nasgorku dia makan juga di pagi hari sebelum mandi selepas dia bangun, aku ga peduli. Yang jelas poto2 harus siap sebelum jam 8 pagi.
Hasilnya... Sebuah misi yang awalnya impossible menjadi possible.
PAMERAN LUKISAN DAN FOTO UFO yang indah dan cukup memuaskan...
Pengunjung berdatangan dengan rasa penasaran, ada pula yang memberi kesaksian pernah melihat benda-benda aneh di langit ataupun bertemu Alien dan bahkan ada juga yang langsung daftar menjadi anggota karena rasa keingintahuannya.

Well done to all friends in BETA-UFO and others outside Surabaya who have supported the Exhibition.

Keep Watching the Sky.....

Note:

PAMERAN LUKISAN DAN FOTO UFO
29 Feb - 23 Maret 2008
Supermal Pakuwon Indah
Jl. Puncak Indah Lontar No. 2
Surabaya
Koridor Utama Lt. LG

Tuesday, March 4, 2008

Ke Surabaya Aku kan kembali...

sebelum aku menua dan tak lagi bisa mengingat, biarlah aku tulis sedikit kegilaan yang pernah aku lakukan. ....


3 Februari 2007, dini hari
Entah sudah berapa jam aku dan Mr. P menerabas hujan di malam kelam setelah melewati seluruh putaran Cempaka Putih dengan ditemani gerimis yang kian lama kian deras ketika kami melalui jalan underpass Tol Pulomas menikung ke Kali Malang dan memutuskan untuk mengenakan raincoat kami masing-masing di salah satu halte di Bekasi.

Menunggu hujan mereda...... ga sabar, kamipun meluncur kembali menyerbu hujan yang makin besar di atas Kirana yang siang tadi mengalami servis total supaya kuat menempuh perjalanan panjang SURABAYA-JAKARTA via Pantura. Ide gila yang muncul di kepalaku sesaat sebelum aku memutuskan untuk membeli tiket kereta api kembali menuju Surabayaku.
Kapan lagi aku bisa menyusuri rute Jakarta-Surabaya. Ada motor, ada teman, ada waktu, ada umur... ada k.e.s.e.m.p.a.t.a.n.
Sedikit memaksa Mr. P dan berhasil.... dia mau menuruti keinginan gilaku ini. Berbekal sebuah peta dan beberapa makanan kami pamit kepada seluruh penguni kos Jl. Kwista, Galur.
Goodbye Jakarta, I do hate you, though once I loved you!!!

D.O.W.N

Pukul 2 malam kira-kira kami sampai di Kerawang.
Basah, dinging,  menemukan warung kopi pinggir jalan. Beristirahat dan memutuskan berhenti sejenak sambil bertanya-tanya berapa lama lagi sampai di Cirebon?
Enek, nyesek, medengar jawaban nista mereka. "Masih 4-5 jam lagi?" aduhhh pengen nangis jadinya. Menyesal kenapa pulang ke Surabaya naik motor... orang kurang kerjaan dari mana seeh.. ?
"P kita akhiri sampe di Cirebon aja ya. keknya aku ngga sanggup nerusin perjalanan ini. kita paketin motor di sana terus kita naik kereta. Surabaya jauh bangeet..."
Mr. P melotot dan ngga tau harus ngomong apa melihatku down..  dan kami memutuskan untuk beristirahat sejenak supaya besok lebih segar menempuh perjalanan ke Cirebon...

Setelah menumpang mandi di pagi hari di satu tempat, pukul 6.30 (aku masih ingat) kami memulai lagi perjalanan menuju Cirebon.
Dengan sarapan seadanya, kopi panas dan sepotong roti, Kirana harus menerima beban kami berdua lagi supaya bisa dipaketkan. Sepanjang perjalanan mars-mars penebus semangat kami nyanyikan, bercerita kekonyolan orang-orang di jalan sampai saling curhat colongan  kami lakukan untuk membunuh kebosanan diantara debu-debu jalanan. Mr. P cukup gila mengebut mirip tukang ojek yang lihai membelokkan setir si Rana. Kira-kira pukul 10 saat perut memberontak kami menikmati nasi Lengko di salah satu warung pinggir jalan di Cirebon. Rasanya mirip tahu tek tek kalau di Surabaya. Senang sekali menghirup udara Cirebon artinya penderitaanku dan kebosanan di jalan akan segera hilang. Kirana akan senang karena ia tak kan kami pacu lagi dan kami juga bisa leyeh-leyeh di atas kereta menuju Surabaya.
Sampai di stasiun Cirebon apa yang terjadi?
Kereta akan tiba di sini paling cepat jam 20.55 whatt????!!! oh no... mencari tempat pemaketan juga dah ilfeel. Di atas motor aku terdiam.
"Lanjut ya..." Mr. P berkata pelan melihatku terdiam. di jalan raya plang hijau menujukkan tulisan "Semarang" dengan arah panah ke sisi timur. "San, itu Semarang... keknya deket banget deh"
Hua...hua...hua... pengen menangis lagi rasanya. Ini sudah 1/3 perjalananku kembali ke Surabaya.


T.H.E.  S.P.I.R.I.T.  R.E.T.U.R.N.
"Oke P kita jalan terus ke Semarang."  Mr. P senang melihat semangatku kembali.
Dengan cepat ia menancap gas dan mengebut lagi menuju Tegal yang akan mengantarkan kami menuju Semarang. Aku masih ingat waktu itu sekitar jam 12-an saat kita ngebut dengan gilanya. Sempat aku melihat speedo meter yang menujukkan angka 100 km lebih. Edan!!!! bibirku mirip komeng yang tekena angin saking kencengnya sepeda motor ini meluncur.
Di kanan kiriku terlihat sawah dan laut sekaligus. Kami berhenti beberapa saat untuk minum dan mengisi bahan bakar untuk Kirana.
Diselingi hujan dan terang di setiap kota, sampailah kami di Tegal. Huh.
"P, beli telur asin yuk buat oleh-oleh orang rumah." P melongo dengan bingungnya.

"San bawa diri sendiri aja repot mo beli telor asin..." aku ngakak dan mengurungkan niatku.
Hujan makin besar menyertai kami melewati Pemalang, Pekalongan (sempat juga pengen beli batik dan lagi-lagi kena senggrang Mr. P!! huh, kezam!), kab. Batang serta Kendal sebelum akhirnya sampai ke Semarang. Saat akan mengisi bensin di sekitaran pom bensin di Kendal, tanpa kusadari peta yang sudah menemani kami terjatuh. Mr. P bingung dan marah-marah. "Kamu juga sih... pake acara ngejatuhin peta" selorohnya.
"Kan masih banyak Plang-plang penunjuk jalan P.." Mr. P merengut saja dan melanjutkan perjalanan menerjang hujan. Sempat juga kami hampir kehilangan arah karena tergenjrot genangan air diantara dua truk besar yang mengapit kami di tengah. Aku menjerit dan P tetap melaju dengan kencang meskipun matanya ketutupan air. Padahal bisa dibayangkan betapa susahnya ia melihat arah dan aku masih berisik dengan mengingatkan dia
"P...... Awasss..." jantung kami serasa berhenti, badan basah kuyup dan truk ntah melaju ke mana. Kami berhenti sejenak untuk menarik napas dan mensyukuri ternyata kami masih hidup diantara deru hujan lebat di tengah belantara jalan yang sepi. Seandainya Mr.P tidak ngebut, seandainya dia ga menjaga keseimbangan.. seandainya.... semua serba seandainya. Di kesempatan perjalanan ini juga aku meminta gantian menjadi ojek karena kulihat Mr. P kelelahan di depan terus begitu juga aku yang sangat kaku di bonceng dari kemarin.

Pukul 6 sore kami menikmati udara di Semarang dengan disambut kerlap-kerlip lampu dan pemandangan sisi utara semarang yang sangat indah ... Makan malam di warung depan masjid jami  di kota Semarang adalah keharusan secara perut kami sudah diteriaki oleh para penghuni di dalamnya. Aku lupa apa nama masjidnya. Yang jelas sesudahnya, Mr. P dan aku memutuskan istirahat sebentar di sana tapi kami kebablas sampai jam 10 malam tertidur di pelataran masjid.

Pukul 11 kami juga berhenti di alun-alun kota Demak. Berbaur bersama orang-orang di sana menikmati malam jumat di tempat yang sangat ramai dikunjungi oleh para remaja tersebut. Berasa seperti malam minggu deh.
Satu jam kemudian kami menyusuri Demak menuju Pati, Rembang dan memasuki Jawa Timur melawan truk-truk malam. Kira-kira pukul 3 pagi ketika kami memasuki kab. Tuban, aku sudah tidak kuat. Ngantuk dan lelah, aku tertidur di balik punggung Mr. P. Takut terjadi apa-apa dan akhirnya memutuskan untuk berhenti di pom bensin dan menyuruhku tidur di emperan sekitar pom itu untuk mengumpulkan energi baru. Ternyata tidur macam ini  nikmat sekali... nyamannya bisa tidur, meskipun beralaskan ubin dan berselimutkan dingin... ...
Sejam berlalu aku memutuskan melawan rasa kantuk, begitupun Mr. P yang ingin segera sampai rumah. Yup. subuh kami berangkat lagi menerjang keindahan matahari terbit di sepanjang jalanan pantai yang kami lewati. Saat inilah aku benar-benar menyesal tidak membawa kamera "ngehe" untuk mengabadikan moment gila ini. Yang jelas aku makin sadar, Indonesia dilihat dari belahan tanah manapun, tetap indah....

Pukul 6 waktu itu kami berada di salah satu jembatan di kab. Gresik.
Ya Allah ternyata aku bisa bertahan sampai Gresik melewati lelah dan kesal yang menyerang selama perjalanan "gila" ini . Kutelpon orang rumah dan kukabarkan bahwa aku sudah sampai Gresik dan mohon jangan marah-marah sesampainya aku di sana. Mereka tercengang, tidak percaya. Terutama Ibu yang menganggap aku cuma bercanda saja. Namun ketika sadar aku tidak berbohong, Emak-ku malah bilang "Sinting!" hahahahaha....
Dan Emak makin terharu biru saat pukul 7.30 aku sudah berada di depan rumah, menyaksikan anak bontotnya, yang paling kecil dan endel ini menyusuri pulau Jawa untuk kembali ke rumah di atas motor....
Dan sejak itu aku sudah bertekad tidak ingin pergi jauh-jauh lagi dari tempat di mana aku berasal ini untuk alasan bodoh yang pernah aku lakukan.
I'm home finally ....
Setibanya di rumah, aku mendengar berita bahwa Jakarta dilanda banjir bandang....
Jadi gerimis yang mengantarku berangkat dari depan kos adalah awal mula kebanjiran itu.... hem... seandainya aku telat pulang....

Credits:
  • Terimakasih kepada Mr. P karena sudah bersedia menjadi teman di perjalanan yang gila ini. Dan atas semangat yang selalu kau lontarkan saat aku down. Semoga bahagia selalu untukmu..
  • Kepada KIRANAku, teman setia dimanapun aku berada. Selalu dengan bangga kukabarkan pada teman-teman bahwa kau sudah pernah berkeliling jawa hahahaha
  • Terima kasih kepada Allah SWT yang memberi kekuatan selama perjalanan berlangsung... Terimakasih sudah memberi kesempatan ini untuk kulalui. Kaulah satu-satunya yang paling mengerti mauku ......

Tuesday, February 26, 2008

goresan pagi

Padamu
Keluarga tercinta
Teman tersayang
Kekasih terkenang....
Bila cerita ini sempat berulang di mendatang pagimu
Atau jika umur ini tak sampai sepantar denganmu,

Singgah sejenak melawan putaran arah jarum waktu 
Ingat lagi kumpulan aksara sederhana yang telak memujamu
Aliran tangis, umpatan dan makian mesra hati melalui hasta
Juga sedikit tawa dan sunggingan senyum mengerlipi jiwa nan kala

Ke mari nikmati lagi
Goresan abadi dalam tarikan nafas yang terjatah untukku dan kusisahkan sedikit untukmu…
Saksi bisu untuk kau kenangi, tangisi dan senyumi
.................................


(early morning… 27-02-08:01.25 a.m)

Friday, February 22, 2008

UFO - The Science Behind The Myth

UFO - The Science Behind The Myth

Acara Conversation night yang diadakan di I/A/L/F dengan the tema UFO - The Science Behind The Myth semalam (21 Feb 2008) membuat saya tertegun dan lumayan gemes dengan reaksi akhir yang menutup acara tersebut. I/A/L/F sendiri sudah lama sekali tidak mengadakan acara semacam ini dan merupakan satu kehormatan bagi milis BETA-UFO ini bisa mengisi kevakuman dan memberikan pengetahuan baru tentang UFO kepada kawan-kawan di luar sana yang pastinya sedikit banyak memiliki rasa penasaran tentang UFO. Apalagi sudah beberapa bulan ini, milis BETA-UFO telah menjadi sorotan media.

Acara dimulai jam 5 sore dan berlangsung seru sehingga selesainya molor lebih lama setengah jam dari waktu yang telah ditentukan. Para peserta yang ikut adalah para siswa di I/A/L/F dan beberapa khalayak umum yang khusus datang karena penasaran dengan apa itu UFO. tidak ketinggalan beberapa pengajar I/A/L/F mengikuti acara ini sampai selesai. Alunan theme song X-Files menyambut peserta diskusi.

Dari BETA-UFO sendiri hadir Mr. Nur Agustinus (kalo ngomong sedikit di-bule-in), Mr. Gatot Tri, Mr. Leo dan Mr. Handoko (saya baru tau kalau di BETA-UFO mas Handoko lebih dikenal dengan nama Mr. Hanoman) yang ditugaskan menjaga pameran buku dan merchandise dan juga saya sendiri.

Sebelum tampil ke depan mas Gatot sempat berbisik pada saya "Mbak Susan, saya jadi nervous lho kalau yang datang segini banyak" hemmm... Bisa dimaklumi secara mas Gatot menurut pengakuannya sudah lama sekali tidak speak "Enggres". Tapi saya yakin setelah pelatihan intensive yang kami lakukan di base-camp Mas Gatot akan baik-baik saja.
Kira-kira pukul 5 tet acara dimulai, X-Files theme song tau diri, dia berhenti berbunyi seiring sambutan yang diberikan Mas Ary dari I/A/L/F mengalun di hadapan para audience dan diteruskan oleh Mas Gatot sampai sesi terakhir.
Meskipun persiapan yang disiapkan mas Gatot selama di base-camp sudah cukup sempurna namun apa daya ketika presentasi berlangsung slide-slide gambar dan keterangan dari sang power point yang ditunjukkan di awal acara tidak bekerjasama sebaik ketika dicoba di basecamp.

Mas Gatot nervouse.............. dag..dig..duugg...
Berkali-kali sempat terlontar ucapan darinya "i'm sorry... i don't know what's going on " sambil melirik ke saya yang juga membuat saya gemas kok bisa jadi seperti ini.
Mungkin karena melihat mas gatot agak bingung, Mr. Nur datang...... (mungkin mau memberi support dan dukungan moril lewat telepati ), Meninggalkan handycam dan duduk di tempat yang dekat dengan mas Gatot berdiri. Dalam waktu 15 menit presentasi selesai.

Setelah itu....
Masa penyerangan tiba. Peluru dan bom pertanyaan dari peserta yang memang bukan UFO lover alias dari kalangan umum itu menyerbu dan memborbardir tiap otak, relung dan hati sanubari kami. Ditambah lagi harus menjawab menggunakan Bahasa Inggris. Suddenly miracle came. Mr. Nur speak English... Yippie... Bravo meskipun ada selipan vocab "itu" atau "jadi" di beberapa kalimatnya, ternyata cak Nur bisa berbahasa Inggris (Ups... kepeleset manggil Cak hehehe).

Pertanyaan-pertanyaan yang muncul antara lain:"
1. Jika UFO itu memiliki teknologi yang sangat canggih mengapa mereka tidak menguasai bumi?
2. Anda sudah mengklasifikasi serta mengidentifikasi bahwa obyekitu adalah UFO, buktinya anda sudah bisa membuat gambar tipe-tipe UFO. Lalu mengapa anda tetap menyebutnya sebagai UFO yang artinya tak teridentifikasi (unidentified) ?
3. Mengapa UFO menculik orang biasa, bukannya menghubungi orang yang pintar seperti Enstein, Thomas Alva Edison, dll?
4. Dalam 20 tahun terakhir mengapa penampakan UFO meningkat dan baru ramai dibicarakan?
5. Juka UFO nampak di seluruh bagian bumi, mengapa awalnya UFO hanya ramai dibicarakan di Amerika Serikat?
6. Apakah fenomena UFO ini sama dengan hantu?
7. Dari mana anda tahu ada banyak tipe UFO dan mengapa ada banyak sekali bentuk UFO?Jika Amerika menyimpan UFO dan memiliki teknologinya, mengapa mereka merahasiakan bahwa itu temuan berasal dari makhluk Alien?
9. Saya pernah tinggal di Bandung selama 2 tahun dan juga pernah berjalan-jalan di daerah Dago, namun mengapa saya tidak pernah melihat UFO?
10. Kenapa di Bandung dan Jakarta sering nampak UFO?
11. Teori-teori asal usul UFO itu dari mana? Apa referensinya?
12. Mengapa ufo yang katanya canggih itu bisa jatuh atau mengalami kecelakaan?

Acara ini berlangsung santai dan terkadang kami selingi dengan canda dan tawa antara peserta dan pengisi acara. Namun seperti biasanya Mas Gatot harus lagi-lagi memperoleh permintaan dari peserta untuk menceritakan pengalamannya diculik Alien. Dan hal ini lebih menarik bagi mereka ketimbang membahas asal usul UFO meskipun dengan presentasi gambar-gambar yang menarik tentang UFO, crop circle phenomena, ataupun pahatan Yunani yang artistik itu. Saya melihat kecenderungan orang umum (yang sama sekali tidak percaya adanya UFO) akan lebih senang melihat secara nyata bukti adanya UFO, sempat mereka kecewa kenapa mas Gatot tidak sempat memotret bukti keringnya salah satu bagian pohon setelah terdengar dan terlihat sesuatu yang aneh di depan rumahnya malam sebelumnya.

Pada dasarnya acara ini berlangsung dengan sukses meskipun ada kecenderungan mereka tidak puas dengan jawaban-jawaban yang kami beri yang pastinya masih belum tertampung di pemikiran mereka sebagai orang awam.
Hem... ternyata tidak semudah itu membuat mereka percaya bahwa ada makhluk lain di luar bumi.
Pukul 18.45 acara berakhir dan tampak masih ada beberapa peserta yang kurang puas berdiskusi dengan mas gatot tentang pendapat mereka. 

Hari ini, jam 3 sore, pihak I/A/L/F mengadakan meeting intern dan mereka menyimpulkan bahwa acara conversation night kemarin itu sangat sukses dan berjalan baik, dilihat dari partisipasi perserta yang sangat antusias. Sebelumnya, pada acara serupa, peserta yang ikut biasanya lebih sedikit dan pasif. Hal ini membuat kami lega dan makin percaya diri.

Sekian laporan saya tentang acara di I/A/L/F


Regards,
Susan

Sunday, February 17, 2008

energi positif

Chat sama teman baru, promosi mp-ku, meminta saya melakukan beberapa hal..

"tulis hal2 indah yang kamu inginkan di blog kamu, bangun tidur selalu bersyukur dengan apa yang kamu minta dengan yang kamu punya sekarang, jangan pernah mengeluh, lambat laun energi positif kamu bertambah besar, lambat laun kamu akan rasain bahagia tuh gimana, dan kamu bakalan menerima apa yang kamu inginkan"

Tertegun, menyimak dan tersenyum..  Lalu mulai menarik napas sepanjang-panjangnya dan kembali teresenyum tanpa berteriak lagi.

Berpikir....

Saya tidak ingin terlihat jelek, tidak ingin terlihat kering hanya karena mimpi-mimpi itu pergi. Saya masih ingin pergi ke Rinjani, menikmati sunset di Ampera, menuntaskan penasaran saya di pasir hitam Lovina. Saya masih ingin bertemu Salju seperti yang pernah saya cita-citakan dulu.  Saya ingin tetap tersenyum dan menikmati tiap tetes embun dan goresan awanNya dari dekat. Saya tidak ingin kehilangan penggemar hanya karena mata saya makin sayu dan bobot saya makin berkurang. Saya masih ingin jadi makhluk Tuhan yang paling seksi (nyontek bu Jameelah), saya masih ingin meraih ilmu-ilmu lain yang Dia sediakan di jagad raya ini untuk saya simak,  masukkan di otak, dan menulisnya, Dia juga sediakan yang kurang mampu supaya saya dapat membagi kesenangan meskipun sedikit.

Saya tidak ingin lagi menangisi yang sudah pergi, saya tidak ingin menyesali apa yang sudah Dia jauhkan dari saya.

Karena saya yakin, di situ masih ada yang akan tersisa 1 untuk saya. Yang akan membuat saya pulang lebih cepat dan menyiapkan kopi panas serta cemilan kesukaannya, yang akan membuat saya sibuk di pagi hari karena menyiapkan sarapan untuk dibawanya ke tempat kerja, yang akan jadi teman tidur, teman nonton tv, teman menjelajah, teman berpetualang, dan teman bertengkar sekaligus tertawa. Karena Dia tidak sekejam itu pada saya, karena saya yakin Dia sudah memberi cobaan-cobaan beratNya pada saya sebelum saya menemukan kepingan puzzle yang Dia sembunyikan untuk melengkapi kebahagiaan saya....

Saya ingin memiliki energi positif itu lagi.....

Thursday, February 14, 2008

Kepada para penghuni Pleidans

Kepada para penghuni Pleidas yang sempat mendengar pesanku ini,

Titipkan salam pada matahari melalui Apollo
Katakan padanya aku mau sedikit terang memancari aura jiwaku nan lusuh....

Katakan pada mars-mars lain jika ada dewa serupa para dewa perang itu, aku mau diturunkan di atas bumi, satu saja, untuk disandingkan padaku sebagai teman hidup layaknya Ares yang gagah dan berani, tidak munafik serta tangguh dan yang jelas akan bersedia berjuang untuk memperjuangkankanku...

Jika tidak, sampaikan pada Cupid dan Venus untuk memanahkan panahnya pada orang yang tepat untuk benar-benar mau mendapingiku melangkah...

Dan jangan lupa bila sempat bertemu Sang penguasa jagad raya ini, lewat Dewi fortuna, tanyakan tentang laki-laki brengsek seperti apa lagi yang akan aku temui, pun kebodohan apa lagi yang akan terjadi jika aku bertatap muka dengan makhluk bumi turunan adam itu?

Pleidans,*
aku tunggu kabarmu melalui telepati kalbu....
==============================================

*Pleidans : Makhluk luar angkasa yang berasal dari Pleadians. Mereka datang dari sistem bintang Pleidas. Mereka tidak muncul secara fisik, karena mereka pikir justru lebih aman berkomunikasi melalui saluran komunikasi. Diduga mereka berasal dari masa depan. (www.betaufo.org)